PUSATBERITA – Aksi kekerasan terjadi di ruas Tol Cikande, Banten, ketika seorang sopir menjadi korban pengeroyokan oleh sejumlah oknum sekuriti. Peristiwa ini viral di media sosial dan memicu kecaman dari berbagai pihak.
Berdasarkan keterangan polisi, insiden bermula dari cekcok antara korban dan para pelaku yang diduga dipicu kesalahpahaman di jalan. Situasi kemudian memanas hingga berujung aksi kekerasan secara bersama-sama terhadap sopir tersebut.
Tim dari Polda Banten bergerak cepat setelah menerima laporan. Dalam waktu singkat, tiga orang pelaku berhasil diamankan. Sementara itu, beberapa pelaku lainnya masih dalam proses penyelidikan lebih lanjut.
Korban mengalami luka akibat pengeroyokan dan telah mendapatkan perawatan medis. Polisi juga telah mengumpulkan sejumlah barang bukti, termasuk rekaman video yang beredar luas di media sosial sebagai bagian dari proses penyidikan.
Baca Juga.
Tragedi di Sumsel: Kronologi Bus ALS Tabrak Truk Tangki BBM, 16 Orang Tewas
“Kami tidak akan mentolerir tindakan kekerasan, terlebih yang dilakukan secara bersama-sama. Proses hukum akan berjalan sesuai aturan yang berlaku,” tegas pihak kepolisian.
Kasus ini kembali menjadi pengingat pentingnya pengendalian emosi di jalan raya. Aparat mengimbau masyarakat untuk menyelesaikan konflik secara bijak tanpa kekerasan, serta segera melapor jika terjadi insiden serupa.
Saat ini, para pelaku terancam jerat hukum terkait tindak pidana pengeroyokan, dengan ancaman hukuman penjara sesuai ketentuan yang berlaku di Indonesia.
