PUSATBERITA – Sebanyak 31 rukun tetangga (RT) di wilayah Jakarta Selatan dan Jakarta Timur dilaporkan terendam banjir pada pagi hari ini akibat intensitas hujan yang tinggi sejak dini hari. Genangan air mulai meningkat sejak subuh dan merendam permukiman warga di sejumlah titik rawan banjir.
Di wilayah Jakarta Selatan, beberapa kawasan yang terdampak mengalami ketinggian air bervariasi, mulai dari 30 sentimeter hingga lebih dari satu meter. Sementara di Jakarta Timur, banjir juga merendam jalan lingkungan hingga masuk ke dalam rumah warga, menyebabkan aktivitas masyarakat terganggu.
Sejumlah warga terlihat mulai mengamankan barang-barang berharga ke tempat yang lebih tinggi. Bahkan, beberapa keluarga terpaksa mengungsi ke lokasi yang lebih aman seperti posko darurat dan fasilitas umum yang disiapkan oleh pemerintah setempat.
Petugas gabungan dari BPBD, Dinas Penanggulangan Kebakaran, serta relawan telah dikerahkan ke lokasi untuk membantu proses evakuasi dan memastikan keselamatan warga. Selain itu, bantuan logistik seperti makanan siap saji, selimut, dan obat-obatan juga mulai didistribusikan kepada para korban terdampak.
Banjir ini diduga dipicu oleh curah hujan tinggi serta meluapnya aliran sungai di beberapa titik. Sistem drainase yang belum mampu menampung volume air secara maksimal juga menjadi salah satu faktor penyebab meluasnya genangan.
Baca Juga.
Prabowo Hadiri May Day di Monas, Sapa dan Salami Massa Buruh dengan Penuh Antusias
Pihak pemerintah daerah mengimbau masyarakat untuk tetap waspada terhadap potensi banjir susulan, mengingat kondisi cuaca yang masih berpotensi hujan dalam beberapa hari ke depan. Warga juga diminta segera melapor kepada petugas jika membutuhkan bantuan darurat.
Hingga saat ini, kondisi di beberapa wilayah masih dalam pemantauan, sementara proses penanganan dan penyedotan air terus dilakukan agar genangan dapat segera surut dan aktivitas warga kembali normal.
