PUSATBERITA – Keputusan FIFA untuk tetap mengizinkan Timnas Iran tampil di Piala Dunia FIFA 2026 akhirnya mendapat respons langsung dari Presiden Amerika Serikat, Donald Trump. Di tengah situasi politik yang memanas, Trump menyatakan tidak mempermasalahkan keikutsertaan Iran dalam turnamen tersebut.
Presiden FIFA, Gianni Infantino, sebelumnya telah memastikan bahwa Iran tetap akan berlaga sesuai jadwal, meski sempat muncul keraguan akibat ketegangan geopolitik. Keputusan ini menegaskan komitmen FIFA untuk menjaga netralitas sepak bola dari konflik politik global.
Menanggapi hal tersebut, Trump memberikan pernyataan yang cukup mengejutkan. Ia menyatakan bahwa Iran dipersilakan bermain di ajang tersebut. “Biarkan mereka bermain,” ujarnya, menunjukkan sikap terbuka meskipun hubungan politik kedua negara tengah tidak harmonis.
Namun demikian, di balik pernyataan tersebut, Trump juga sempat menyinggung aspek keamanan. Ia mengingatkan bahwa situasi global yang tidak stabil bisa menjadi risiko tersendiri bagi tim Iran, terutama karena sebagian pertandingan akan digelar di wilayah Amerika Serikat.
Baca Juga.
31 RT di Jaksel dan Jaktim Terendam Banjir Pagi Ini, Warga Mulai Mengungsi
Iran sendiri telah memastikan tiket ke Piala Dunia 2026 melalui jalur kualifikasi, dan dijadwalkan menjalani pertandingan fase grup di Amerika Serikat melawan beberapa tim kuat dunia. Meski demikian, isu visa, keamanan, hingga tekanan politik masih menjadi perhatian serius menjelang turnamen berlangsung.
Keputusan FIFA dan respons Trump ini kembali memunculkan perdebatan mengenai hubungan antara olahraga dan politik. Di satu sisi, sepak bola diharapkan menjadi alat pemersatu dunia. Namun di sisi lain, realitas geopolitik tetap menjadi faktor yang sulit dihindari.
Dengan semakin dekatnya pelaksanaan Piala Dunia 2026, dunia kini menantikan bagaimana situasi ini akan berkembang, serta apakah Iran benar-benar bisa tampil tanpa hambatan hingga kick-off nanti.
