Surabaya, 3 Maret 2026 – Sebuah aplikasi buatan mahasiswa dari Surabaya mendadak viral setelah membantu warga memantau harga bahan pokok secara real-time. Aplikasi bernama “CekHarga” ini memungkinkan pengguna melihat perbandingan harga di berbagai pasar tradisional dan minimarket terdekat.
Tim pengembang yang terdiri dari lima mahasiswa teknik informatika tersebut awalnya membuat aplikasi ini sebagai proyek tugas akhir. Namun, setelah harga sejumlah komoditas mengalami fluktuasi, aplikasi tersebut justru banyak diunduh masyarakat.
Salah satu fitur unggulannya adalah notifikasi otomatis ketika harga cabai, beras, atau minyak goreng turun di bawah rata-rata pasar. Data diperoleh melalui kerja sama dengan pedagang serta input pengguna yang diverifikasi sistem.
Dalam waktu kurang dari satu minggu, aplikasi ini telah diunduh lebih dari 50 ribu kali. Banyak warganet memuji inovasi tersebut karena dianggap membantu mengatur pengeluaran rumah tangga.
Dinas Perdagangan Kota Surabaya menyatakan siap menjajaki kolaborasi untuk memperluas cakupan data hingga ke pasar di wilayah lain di Jawa Timur. Para pengembang berharap aplikasi ini dapat menjadi solusi jangka panjang untuk transparansi harga dan stabilitas ekonomi lokal.

