PUSATBERITA – Layanan transportasi darurat disiapkan menyusul gangguan perjalanan kereta akibat insiden kecelakaan di jalur rel wilayah Bekasi. Sebagai langkah cepat untuk membantu mobilitas warga, TransJ menurunkan armada bus pengganti yang melayani rute dari Stasiun Bekasi Timur menuju kawasan Stasiun Bekasi dan titik-titik strategis lainnya.
Kebijakan ini diambil setelah banyak penumpang terdampak keterlambatan dan pembatalan perjalanan kereta. Sejak pagi, sejumlah pengguna jasa transportasi tampak memadati area stasiun untuk mencari alternatif perjalanan menuju tempat kerja, sekolah, maupun tujuan lainnya.
Petugas di lapangan langsung melakukan pengaturan arus penumpang serta memberikan informasi terkait lokasi keberangkatan bus bantuan. Armada yang disiapkan diharapkan mampu mengurai kepadatan dan meminimalkan antrean panjang yang sempat terjadi di area stasiun.
Baca Juga.
Hari K3 Sedunia 2026: Teknologi AI Jadi Sorotan, Tapi Risiko Tetap Mengintai
Pihak operator transportasi menyampaikan bahwa layanan bus pengganti akan terus dioperasikan hingga kondisi jalur kereta kembali normal. Penumpang juga diimbau memantau perkembangan terbaru melalui kanal resmi agar dapat menyesuaikan rencana perjalanan.
Sejumlah warga mengaku terbantu dengan kehadiran bus darurat tersebut. Meski perjalanan memerlukan waktu lebih lama karena kepadatan lalu lintas, setidaknya penumpang tetap memiliki pilihan transportasi di tengah situasi darurat.
Sementara itu, proses penanganan kecelakaan kereta dan perbaikan jalur masih terus dilakukan oleh petugas terkait. Pemerintah daerah bersama operator transportasi berupaya memastikan layanan publik tetap berjalan dan masyarakat tidak terlalu lama terdampak gangguan perjalanan ini.
