PUSATBERITA – Aksi tak bertanggung jawab dilakukan seorang debt collector pinjaman online yang diduga membuat laporan palsu kebakaran kepada petugas pemadam kebakaran di Semarang. Perbuatan tersebut berujung pada langkah hukum setelah pihak Damkar resmi melaporkan kasus itu ke kepolisian.
Kejadian bermula saat petugas menerima informasi adanya kebakaran di sebuah lokasi dan segera bergerak cepat menuju tempat yang dilaporkan. Namun setelah tiba di lokasi, petugas tidak menemukan adanya kebakaran maupun keadaan darurat sebagaimana laporan yang diterima.
Belakangan diketahui laporan tersebut diduga hanya prank yang dilakukan oknum debt collector pinjol. Aksi ini memicu kecaman karena dianggap membuang waktu, tenaga, serta menghambat kesiapsiagaan petugas yang seharusnya menangani keadaan darurat sungguhan.
Baca Juga.
Dugaan Penyebab Bus TransJ Tabrak Separator Busway di Rasuna Said, Penumpang Sempat Panik
Pihak Damkar Semarang menegaskan tindakan semacam ini tidak bisa dianggap candaan. Laporan palsu berpotensi merugikan masyarakat, terutama jika di saat bersamaan terjadi kebakaran nyata di lokasi lain yang membutuhkan penanganan cepat.
Kini kasus tersebut telah dibawa ke ranah hukum dan sedang ditangani aparat kepolisian. Masyarakat pun diimbau untuk menggunakan layanan darurat secara bertanggung jawab dan tidak menyalahgunakannya demi kepentingan pribadi.
