Jakarta, 23 April 2026 – Langit Indonesia menjadi sorotan publik setelah fenomena hujan meteor Lyrid mencapai puncaknya pada malam 22 hingga dini hari 23 April 2026. Peristiwa ini langsung viral di media sosial, dengan banyak pengguna membagikan foto dan pengalaman mereka menyaksikan kilatan meteor di langit.
Fenomena ini sebenarnya merupakan peristiwa tahunan yang terjadi saat Bumi melintasi sisa debu komet tua. Tahun ini, intensitasnya cukup menarik perhatian karena kondisi langit yang relatif mendukung di beberapa wilayah Indonesia.
Para pengamat menyebutkan bahwa waktu terbaik untuk melihat meteor terjadi setelah tengah malam hingga menjelang fajar. Dalam kondisi ideal, masyarakat bisa menyaksikan belasan meteor per jam melintas di langit malam.
Tidak sedikit warganet yang rela begadang demi mengabadikan momen tersebut. Bahkan, beberapa lokasi minim polusi cahaya seperti daerah pegunungan dan pantai menjadi spot favorit untuk berburu fenomena ini.
Selain menjadi tontonan menarik, hujan meteor ini juga memicu rasa ingin tahu masyarakat terhadap dunia astronomi. Banyak yang mulai menggunakan aplikasi pemantau langit untuk ikut merasakan pengalaman melihat fenomena luar angkasa secara langsung.
Fenomena ini diperkirakan masih bisa diamati hingga akhir April, meski intensitasnya tidak setinggi saat puncaknya.

