PUSATBERITA – Aktivitas pelayaran wisata menuju Taman Nasional (TN) Komodo kembali ditutup sementara. Penutupan ini dilakukan menyusul kondisi cuaca yang dinilai tidak aman bagi keselamatan pelayaran, terutama gelombang tinggi dan angin kencang di perairan sekitar Labuan Bajo.
Balai Taman Nasional Komodo bersama otoritas terkait menyatakan kebijakan ini diambil sebagai langkah antisipasi dan perlindungan keselamatan wisatawan serta pelaku jasa wisata. Seluruh kapal wisata, termasuk kapal phinisi dan speedboat, diminta untuk tidak beroperasi hingga kondisi dinyatakan aman.
“Kami mengutamakan keselamatan. Penutupan bersifat sementara dan akan dievaluasi setiap hari sesuai perkembangan cuaca,” ujar pihak pengelola TN Komodo.
Baca Juga.
Terungkap Fakta Kelam di Asahan, Suami Tega Habisi Istri lalu Rekayasa Kecelakaan
Penutupan ini berdampak langsung pada aktivitas pariwisata di Labuan Bajo. Sejumlah pelaku usaha wisata, mulai dari operator kapal, pemandu wisata, hingga pelaku UMKM, terpaksa menunda layanan mereka. Meski demikian, para pelaku wisata diminta memaklumi kebijakan tersebut karena menyangkut keselamatan bersama.
“Kami tentu berharap bisa tetap beroperasi, tapi keselamatan wisatawan dan kru kapal jauh lebih penting,” kata salah satu operator kapal wisata di Labuan Bajo.
Pihak pengelola juga mengimbau wisatawan yang sudah merencanakan perjalanan ke TN Komodo agar memantau informasi resmi, menyesuaikan jadwal, dan tidak memaksakan perjalanan laut saat cuaca ekstrem.
TN Komodo sendiri merupakan salah satu destinasi unggulan nasional dan internasional. Namun otoritas menegaskan bahwa faktor keselamatan tetap menjadi prioritas utama, meski berdampak pada aktivitas ekonomi pariwisata dalam jangka pendek.
Penjadwalan ulang pelayaran akan diumumkan setelah kondisi cuaca di perairan kembali kondusif.
