PUSATNEWS Jakarta, 7 Juni 2025 — Kebakaran besar melanda kawasan padat penduduk di Kapuk Muara, Penjaringan, Jakarta Utara, pada Jumat siang (6/6). Api dengan cepat menjalar, melahap ratusan rumah semi permanen, dan menyebabkan kerugian besar bagi warga.
Kesaksian Warga: “Saya Kira Kebakaran Kecil”
Muna (40), warga RT 17, menceritakan bahwa awalnya ia melihat asap hitam dari belakang rumahnya saat salat Jumat berlangsung. Ia mengira itu hanya kebakaran kecil akibat korsleting listrik. Namun, saat keluar rumah, ia melihat api sudah membesar. “Saya langsung masuk bangunin anak-anak di kamar, suruh keluar,” katanya. Muna hanya sempat menyelamatkan dokumen penting seperti ijazah dan kartu keluarga; seluruh isi warung dan lantai dasar rumahnya ludes terbakar.
Warni (54), warga lainnya, juga mengalami hal serupa. Saat pulang kerja, rumahnya belum terbakar, namun karena api sudah dekat, ia hanya sempat menyelamatkan beberapa pakaian. “Dari situ saya udah nggak bisa masuk lagi,” ujarnya.
Penyebab dan Dampak Kebakaran
Menurut Kepala Seksi Operasi Suku Dinas Penanggulangan Kebakaran dan Penyelamatan (Gulkarmat) Jakarta Utara, Gatot Sulaeman, objek yang terbakar merupakan rumah panggung semi permanen dengan material yang mudah terbakar, sehingga api dengan cepat menjalar. Kebakaran melanda bangunan di atas lahan seluas tiga hektare di Jalan Empang Damai Rawa Indah, Kapuk Muara. Total kerugian diperkirakan mencapai Rp8 miliar.
Sebanyak 29 unit mobil pemadam kebakaran dan 150 personel gabungan dikerahkan untuk memadamkan api. Aksi pemadaman berhasil menyelamatkan 450 unit rumah dan 750 kepala keluarga yang berada di lokasi berdekatan dengan objek yang terbakar.
Penanganan dan Bantuan
Hingga Jumat malam, petugas masih melakukan pendinginan di lokasi kebakaran. Tidak ada korban jiwa dalam peristiwa ini, namun banyak warga kehilangan tempat tinggal dan harta benda. Pemerintah setempat diharapkan segera memberikan bantuan dan solusi bagi para korban kebakaran
