PUSATBERITA – Ketua Komisi XI DPR RI mengungkap sejumlah langkah yang disiapkan pemerintah untuk menjaga stabilitas harga bahan bakar minyak (BBM) subsidi di tengah tekanan ekonomi global. Strategi ini disebut sebagai bagian dari upaya pemerintahan Prabowo Subianto agar daya beli masyarakat tetap terjaga.
Menurutnya, pemerintah akan mengoptimalkan alokasi anggaran subsidi energi dengan lebih tepat sasaran. Salah satu fokus utama adalah memastikan bantuan benar-benar dinikmati oleh kelompok masyarakat yang membutuhkan, sehingga tidak terjadi kebocoran distribusi.
Selain itu, pemerintah juga mendorong efisiensi dalam pengelolaan energi, termasuk penguatan sistem distribusi BBM agar lebih transparan dan akuntabel. Langkah ini dinilai penting untuk menghindari penyelewengan yang bisa memicu kenaikan harga di lapangan.
Baca Juga.
Trump: AS Akan “Bebaskan” Kapal di Selat Hormuz, Operasi Dimulai Senin Pagi
Tak hanya itu, koordinasi lintas sektor juga diperkuat, mulai dari kementerian terkait hingga badan usaha energi. Pemerintah berupaya menjaga keseimbangan antara beban fiskal negara dan kebutuhan masyarakat akan energi terjangkau.
Ketua Komisi XI menegaskan bahwa kebijakan ini dirancang agar harga BBM subsidi tetap stabil tanpa membebani keuangan negara secara berlebihan. Ia juga memastikan DPR akan terus melakukan pengawasan agar program berjalan sesuai rencana.
Langkah pemerintah ini diharapkan mampu memberikan kepastian bagi masyarakat di tengah fluktuasi harga energi global, sekaligus menjaga stabilitas ekonomi nasional secara keseluruhan.
