Fenomena antrean kendaraan di sejumlah SPBU di Kabupaten Jember, Jawa Timur, menjadi perhatian publik pada awal Maret 2026. Kepadatan kendaraan ini dipicu oleh kabar yang beredar luas di media sosial mengenai dugaan kelangkaan bahan bakar minyak (BBM). Isu tersebut membuat sebagian masyarakat berbondong-bondong mengisi bahan bakar lebih awal karena khawatir persediaan akan habis.
Pantauan di beberapa SPBU menunjukkan antrean kendaraan roda dua maupun roda empat memanjang hingga ke luar area pengisian. Banyak pengendara memilih mengantre lebih lama demi memastikan kendaraan mereka memiliki cukup bahan bakar untuk beberapa hari ke depan.
Pihak Hiswana Migas wilayah Besuki segera memberikan klarifikasi terkait kabar tersebut. Mereka menegaskan bahwa distribusi BBM masih berjalan normal dan stok di wilayah tersebut tetap tersedia. Masyarakat diimbau untuk tidak melakukan pembelian berlebihan atau panic buying karena dapat memicu kepanikan yang sebenarnya tidak perlu.
Selain itu, pihak terkait juga meminta masyarakat untuk lebih berhati-hati dalam menyebarkan informasi di media sosial. Informasi yang belum tentu benar dapat memicu keresahan dan berdampak pada aktivitas masyarakat sehari-hari.
Peristiwa ini menjadi pengingat bahwa informasi viral di internet perlu diverifikasi terlebih dahulu sebelum dipercaya. Tanpa klarifikasi yang tepat, rumor sederhana bisa berubah menjadi situasi yang memicu kepanikan di tengah masyarakat.

