Batam – Kabut asap kembali menyelimuti Kota Batam, Kepulauan Riau, sehingga menyebabkan penurunan jarak pandang secara signifikan. Kondisi tersebut turut memengaruhi aktivitas penerbangan, di mana jarak pandang (visibility) di Bandara Hang Nadim Batam tercatat hanya sekitar 3,5 kilometer.
Fenomena kabut asap yang terjadi sejak pagi membuat langit Batam tampak berkabut dengan kualitas udara yang menurun. Meski aktivitas penerbangan masih berlangsung, pihak bandara terus memantau perkembangan cuaca untuk memastikan seluruh proses lepas landas maupun pendaratan pesawat tetap berjalan dengan aman sesuai prosedur keselamatan penerbangan.
Otoritas bandara menyebutkan bahwa kondisi jarak pandang masih berada dalam batas operasional, namun seluruh maskapai dan petugas navigasi udara diminta meningkatkan kewaspadaan. Pilot juga diwajibkan mengikuti prosedur penerbangan sesuai informasi cuaca terbaru yang diterbitkan oleh otoritas terkait.
Kabut asap yang menyelimuti Batam diduga dipengaruhi oleh sebaran asap dari kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di sejumlah wilayah. Faktor arah angin serta kondisi atmosfer turut berperan membawa partikel asap hingga memasuki kawasan Kepulauan Riau, termasuk Kota Batam.
Selain berdampak pada sektor transportasi udara, kabut asap juga mulai dirasakan masyarakat dalam aktivitas sehari-hari. Warga diimbau untuk mengurangi kegiatan di luar ruangan apabila tidak memiliki keperluan mendesak, terutama bagi anak-anak, lansia, serta mereka yang memiliki riwayat penyakit pernapasan.
Dinas terkait mengingatkan masyarakat agar menggunakan masker saat beraktivitas di luar rumah dan memperbanyak konsumsi air putih guna mengurangi risiko gangguan kesehatan akibat paparan asap.
Sementara itu, pihak berwenang terus memantau perkembangan kualitas udara serta kondisi cuaca secara berkala. Informasi terbaru mengenai jarak pandang dan operasional penerbangan akan terus diperbarui apabila terjadi perubahan kondisi di lapangan.
Pemerintah juga mengajak masyarakat untuk tetap tenang dan mengikuti informasi resmi dari instansi terkait, sembari berharap kondisi cuaca segera membaik sehingga kabut asap dapat berangsur menghilang dan aktivitas masyarakat kembali berjalan normal.

