Jakarta – Pemerintah terus mempercepat pembangunan sebanyak 7.952 unit hunian tetap (huntap) bagi masyarakat terdampak bencana di wilayah Sumatera. Langkah ini dilakukan sebagai bagian dari upaya percepatan pemulihan pascabencana sekaligus memastikan para penyintas segera memiliki tempat tinggal yang layak, aman, dan nyaman.
Pembangunan ribuan huntap tersebut menjadi salah satu prioritas pemerintah dalam mendukung proses rehabilitasi dan rekonstruksi di sejumlah daerah yang mengalami kerusakan akibat bencana alam. Hunian permanen diharapkan dapat menggantikan tempat tinggal sementara yang selama ini digunakan oleh para korban.
Pemerintah menegaskan bahwa proses pembangunan dilakukan dengan mengedepankan kualitas konstruksi, ketahanan terhadap potensi bencana, serta kelengkapan fasilitas dasar seperti akses jalan, jaringan listrik, air bersih, hingga sarana umum yang menunjang aktivitas masyarakat.
Selain pembangunan rumah, pemerintah juga terus melakukan koordinasi dengan pemerintah daerah agar proses penyediaan lahan, pembangunan infrastruktur pendukung, hingga penyerahan rumah kepada masyarakat dapat berjalan sesuai target yang telah ditetapkan.
Percepatan pembangunan huntap ini diharapkan mampu memberikan kepastian bagi ribuan keluarga yang terdampak bencana sehingga dapat kembali menjalani kehidupan secara normal. Pemerintah juga memastikan seluruh proses dilakukan secara bertahap dengan pengawasan ketat agar kualitas bangunan tetap terjaga.
Dengan target penyelesaian 7.952 unit hunian tetap, pemerintah berharap proses rehabilitasi dan rekonstruksi di berbagai wilayah terdampak bencana di Sumatera dapat berlangsung lebih cepat, sekaligus memperkuat ketahanan masyarakat dalam menghadapi potensi bencana di masa mendatang.

