PUSATBERITA – Dalam eskalasi konflik besar antara Iran, Israel, dan Amerika Serikat, angkatan udara **Israel dan AS melancarkan serangan udara terhadap sebuah gedung di Qom, Iran, yang digunakan oleh lembaga penting yang bertugas memilih pemimpin tertinggi Iran berikutnya. Gedung itu dilaporkan rusak parah setelah dihantam serangan udara.
Bangunan tersebut merupakan markas dari Assembly of Experts, sebuah badan yang berperan dalam menetapkan dan mengawasi pemimpin tertinggi Republik Islam Iran, sebuah posisi kunci yang kini kosong setelah kematian pemimpin sebelumnya dalam serangan sebelumnya.
Menurut laporan media lokal yang dikutip dari kantor berita negara Iran, gedung tersebut tidak lagi digunakan untuk pertemuan rutin setelah serangan udara tersebut, dan tidak ada informasi resmi tentang korban jiwa.
Baca Juga.
Mentan Sebut Indonesia Sudah Swasembada Beras, Telur, dan Ayam
Serangan ini terjadi di tengah transisi politik besar di Iran setelah kematian pemimpin tertinggi sebelumnya, yang dilaporkan tewas akibat serangan gabungan oleh Israel dan AS beberapa hari lalu. Langkah ini menunjukkan bahwa pihak serangan ingin mengganggu proses pengisian jabatan tertinggi di Iran dan melemahkan struktur pemerintahan yang tersisa.
Reaksi Dunia dan Dampaknya
- Kecaman internasional: Banyak negara di Global South mengecam tindakan Israel dan AS, menyebutnya sebagai pelanggaran hukum internasional dan agresi yang tidak dibenarkan.
- Risiko balasan Iran: Laporan intelijen AS memperingatkan kemungkinan serangan balasan Iran, bahkan di ranah dunia maya terhadap target Washington dan sekutunya sebagai respons atas kematian pemimpin tertinggi tersebut.
- Kerusakan struktural: Selain serangan ini, sorotan lain berupa citra satelit menunjukkan kerusakan parah pada kompleks pemimpin Iran di Teheran, menggambarkan skala serangan yang luas.
Apa Artinya Bagi Iran?
Serangan ini bukan sekadar bentrokan militer biasa. Menargetkan gedung tempat proses pemilihan pemimpin tertinggi berlangsung memiliki implikasi besar terhadap stabilitas politik Iran. Ini menunjukkan bahwa konflik saat ini telah memasuki fase yang lebih dalam dan kompleks, dengan dampak politik, militer, dan diplomatik yang sangat luas.
