Foto: Ilustrasi MBG (Getty Images/pusatberita/Dariia Havriusieva)
PUSATBERITA – Sebuah video yang memperlihatkan kepala sekolah (kepsek) SD di Lampung marah-marah setelah menemukan menu Makan Bergizi Gratis (MBG) diduga dalam kondisi basi viral di media sosial. Video tersebut memicu beragam reaksi publik, mulai dari dukungan hingga kritik terhadap sikap sang kepsek.
Menanggapi viralnya video itu, pihak kepala sekolah akhirnya memberikan klarifikasi. Ia mengaku emosinya terpancing karena khawatir dengan kesehatan para siswa yang akan mengonsumsi makanan tersebut. Menurutnya, aroma tidak sedap dan kondisi lauk yang sudah berubah menjadi alasan utama dirinya bereaksi keras.
Baca Juga.
Buron 2 Tahun, Maling Motor Wartawan Saat Liputan Curanmor di Sumsel Akhirnya Ditangkap
“Saya bukan bermaksud membuat kegaduhan. Saat itu saya emosi karena memikirkan anak-anak. Kalau sampai dimakan, saya takut berdampak pada kesehatan mereka,” ujar sang kepsek dalam klarifikasinya.
Ia juga menegaskan bahwa tindakannya dilakukan spontan sebagai bentuk tanggung jawab moral terhadap keselamatan siswa di sekolah yang dipimpinnya. Menu MBG tersebut pun langsung ditarik dan tidak jadi dibagikan kepada murid.
Sementara itu, pihak penyedia MBG dan instansi terkait disebut telah melakukan pengecekan serta evaluasi atas kejadian tersebut. Pemeriksaan dilakukan untuk memastikan kualitas makanan serta prosedur distribusi agar kejadian serupa tidak terulang.
Kasus ini menjadi sorotan publik dan membuka diskusi luas mengenai pengawasan program MBG di sekolah-sekolah. Banyak warganet menilai sikap tegas kepsek justru menunjukkan kepedulian, meski cara penyampaiannya dinilai perlu dievaluasi.
Pihak berwenang menegaskan komitmennya untuk meningkatkan pengawasan kualitas makanan demi menjamin keamanan dan kesehatan siswa sebagai penerima manfaat program MBG.
