Jakarta, 14 April 2026 – Pemerintah Indonesia kembali menegaskan komitmennya dalam mempercepat pengembangan energi terbarukan, khususnya di wilayah Indonesia bagian timur. Program ini difokuskan pada pembangunan pembangkit listrik berbasis tenaga surya dan angin guna meningkatkan rasio elektrifikasi di daerah terpencil.
Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral menyebutkan bahwa sejumlah proyek pembangkit listrik tenaga surya skala kecil telah mulai beroperasi di beberapa pulau terpencil di Maluku dan Nusa Tenggara Timur. Selain itu, pemerintah juga bekerja sama dengan investor swasta untuk memperluas jaringan distribusi listrik.
Langkah ini diambil sebagai upaya mengurangi ketergantungan pada bahan bakar fosil sekaligus menekan emisi karbon. Pemerintah menargetkan peningkatan kontribusi energi terbarukan hingga 25% dalam bauran energi nasional dalam beberapa tahun ke depan.
Masyarakat di daerah yang telah menikmati akses listrik menyambut positif program ini. Selain meningkatkan kualitas hidup, kehadiran listrik juga membuka peluang ekonomi baru, seperti usaha kecil dan layanan digital.

