PUSATBERITA – Kasus peredaran narkoba kembali menjadi sorotan setelah sosok Andre The Doctor mengaku memiliki dua atasan dalam jaringan bisnis terlarang tersebut. Pengakuan ini menjadi pintu masuk bagi aparat untuk mengungkap jaringan yang lebih besar.
Dalam pemeriksaan oleh Kepolisian Negara Republik Indonesia, Andre menyebut bahwa dirinya hanya berperan sebagai perantara yang menjalankan instruksi dari pihak di atasnya. Ia mengaku menerima pasokan dan arahan distribusi dari dua sosok berbeda yang kini tengah diburu pihak berwajib.
Polisi menyebutkan bahwa temuan ini mengindikasikan adanya jaringan terorganisir yang bekerja secara sistematis, mulai dari pemasok, distributor, hingga pengedar di lapangan. Saat ini, penyelidikan terus dikembangkan untuk mengidentifikasi dan menangkap pihak-pihak lain yang terlibat.
Baca Juga.
Perbaikan Jalan Tol Jakarta–Tangerang Dimulai, Pengendara Diminta Atur Waktu Perjalanan
“Pengakuan tersangka menjadi bahan penting bagi kami untuk menelusuri rantai peredaran narkoba ini,” ujar perwakilan Kepolisian Negara Republik Indonesia.
Selain itu, aparat juga mengamankan sejumlah barang bukti yang diduga berkaitan dengan aktivitas distribusi narkoba, termasuk alat komunikasi dan catatan transaksi. Semua barang bukti tersebut kini sedang dianalisis lebih lanjut.
Kasus ini menambah daftar panjang upaya penegakan hukum terhadap peredaran narkoba di Indonesia. Polisi menegaskan komitmennya untuk membongkar jaringan hingga ke akar-akarnya guna menekan peredaran barang terlarang yang merusak generasi bangsa.
