PUSATBERITA – PT Kereta Api Indonesia (KAI) membatalkan sedikitnya delapan perjalanan kereta api menyusul insiden anjloknya KA Bangunkarta. Kejadian tersebut berdampak signifikan terhadap operasional perjalanan kereta di jalur terkait.
Pembatalan dilakukan sebagai langkah keselamatan sekaligus memberi ruang bagi proses evakuasi rangkaian kereta dan perbaikan jalur yang terdampak. KAI memastikan penanganan dilakukan secara cepat agar perjalanan kereta dapat segera normal kembali.
“Keselamatan penumpang menjadi prioritas utama. Untuk sementara, sejumlah perjalanan terpaksa dibatalkan,” ujar pihak KAI dalam keterangan resminya.
Baca Juga.
Pria Tega Habisi Tuan Rumah Hajatan di Purwakarta, Diduga Gara-Gara Uang Rp500 Ribu untuk Miras
Selain pembatalan, beberapa perjalanan lain juga mengalami keterlambatan akibat gangguan di lintasan. Petugas di lapangan terus bekerja untuk mengevakuasi kereta yang anjlok serta memperbaiki infrastruktur rel.
KAI juga menyampaikan permohonan maaf kepada para penumpang yang terdampak. Sebagai bentuk tanggung jawab, penumpang yang perjalanannya dibatalkan diberikan opsi pengembalian dana tiket secara penuh atau penjadwalan ulang tanpa biaya tambahan.
Hingga saat ini, penyebab pasti anjloknya KA Bangunkarta masih dalam proses investigasi. KAI bersama pihak terkait tengah melakukan pemeriksaan menyeluruh untuk memastikan kejadian serupa tidak terulang.
Masyarakat diimbau untuk terus memantau informasi resmi dari KAI terkait perkembangan situasi dan jadwal perjalanan terbaru.
