Fenomena memprihatinkan kembali mencuat di media sosial setelah beredar video sekelompok remaja yang diduga melakukan tindakan kekerasan terhadap seorang siswi SMP. Kasus ini langsung menjadi sorotan publik karena tidak hanya melibatkan kekerasan, tetapi juga sikap pelaku setelah diamankan pihak berwajib.
Dalam video yang beredar luas, terlihat korban mengalami perundungan fisik oleh beberapa pelaku. Namun yang membuat masyarakat semakin geram adalah perilaku para pelaku saat berada di kantor polisi. Alih-alih menunjukkan penyesalan, mereka justru membuat konten joget yang kemudian diunggah ke media sosial.
Tindakan tersebut menuai kritik keras dari netizen. Banyak yang menilai bahwa pelaku tidak memiliki empati dan tidak memahami konsekuensi dari perbuatannya. Tagar terkait kasus ini pun sempat menjadi trending karena banyaknya komentar yang mengecam perilaku tersebut.
Pihak kepolisian sendiri menyatakan bahwa proses hukum tetap berjalan. Selain itu, aparat juga menyoroti pentingnya edukasi bagi remaja terkait penggunaan media sosial serta dampak hukum dari tindakan kekerasan.
Kasus ini menjadi pengingat bahwa pengawasan terhadap perilaku remaja, baik di dunia nyata maupun digital, semakin penting di era saat ini.

