Jakarta, 28 Februari 2026 – Menjelang Ramadan 2026, aktivitas perdagangan daring mengalami lonjakan signifikan. Data dari sejumlah platform e-commerce nasional menunjukkan peningkatan transaksi hingga 45 persen dalam dua pekan terakhir.
Produk kebutuhan pokok, fesyen muslim, dan perlengkapan ibadah menjadi kategori paling banyak dicari. Pelaku UMKM memanfaatkan momentum ini dengan strategi promosi digital yang lebih agresif, termasuk siaran langsung penjualan dan program diskon terbatas.
Analis ekonomi digital menyebutkan bahwa tren belanja masyarakat kini semakin terarah pada produk lokal. Hal ini terlihat dari peningkatan pesanan pada merek-merek rumahan yang sebelumnya hanya menjangkau pasar regional.
“Transformasi digital UMKM semakin matang. Mereka tidak hanya berjualan, tetapi juga membangun merek dan komunitas pelanggan,” ujar seorang pengamat ekonomi dalam diskusi daring hari ini.
Pemerintah juga mengimbau pelaku usaha menjaga kualitas layanan dan memastikan distribusi berjalan lancar guna menghindari keterlambatan pengiriman saat puncak permintaan.
Fenomena ini ramai diperbincangkan dengan tagar #UMKMNaikKelas dan #Ramadan2026, yang mencerminkan optimisme pelaku usaha terhadap pertumbuhan ekonomi di kuartal pertama tahun ini.

