Bandung, 28 Februari 2026 – Pemerintah meresmikan jalur tol ramah lingkungan pertama di Jawa Barat yang diklaim mampu menekan emisi karbon hingga 30 persen dibandingkan jalan tol konvensional. Proyek ini diresmikan langsung oleh perwakilan Kementerian Pekerjaan Umum dan mendapat perhatian luas di media sosial karena konsepnya yang dinilai inovatif.
Tol sepanjang 42 kilometer tersebut dilengkapi panel surya di sepanjang sisi jalan, sistem penerangan hemat energi berbasis sensor cahaya, serta area hijau terpadu di beberapa titik rest area. Selain itu, jalur ini juga menyediakan fasilitas pengisian daya cepat untuk kendaraan listrik di setiap 20 kilometer.
Menurut pihak pengelola, penggunaan material aspal campuran khusus yang mampu menyerap panas menjadi salah satu faktor utama pengurangan emisi. Material ini membantu menekan suhu permukaan jalan hingga 7 derajat lebih rendah dibanding aspal biasa.
“Ini bukan hanya soal infrastruktur, tetapi komitmen menuju transportasi berkelanjutan,” ujar juru bicara proyek saat peresmian.
Respons masyarakat cukup positif. Tagar #TolHijau2026 dan #InfrastrukturBerkelanjutan sempat masuk daftar perbincangan populer di berbagai platform digital. Banyak warganet menilai langkah ini sebagai contoh konkret transisi menuju energi bersih di sektor transportasi.
Pemerintah menargetkan model serupa akan diterapkan di beberapa ruas tol lain dalam tiga tahun ke depan, khususnya di wilayah dengan kepadatan lalu lintas tinggi.

