Jakarta/New Delhi, 23 Februari 2026 – Pemerintah Indonesia memperkuat kerja sama teknologi dan industri dengan India di tengah upaya memperluas basis manufaktur serta adopsi teknologi canggih seperti semikonduktor dan kecerdasan buatan (AI). Diskusi yang berlangsung di New Delhi membahas kemitraan strategis, potensi investasi, serta transfer teknologi yang dapat mempercepat pembangunan sektor digital Indonesia.
Kolaborasi ini muncul pada momentum di mana negara-negara Asia tengah bersaing memperebutkan talenta dan kapasitas produksi di bidang chip semikonduktor — komponen penting bagi ponsel cerdas, kendaraan listrik, hingga pusat data generasi baru. Indonesia berharap dukungan dari perusahaan teknologi India dapat membantu mempercepat pertumbuhan ekosistem semikonduktor lokal.
Kerja sama bilateral ini juga dipandang sebagai peluang menarik bagi pelaku industri dalam negeri untuk memperluas jaringan pasarnya, serta mengintegrasikan keahlian digital dan manufaktur antara kedua negara. Perkembangan hubungan teknologi tersebut diperkirakan akan berimplikasi positif terhadap iklim investasi di sektor teknologi Indonesia sepanjang 2026.

