PUSATBERITA – Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) terus mengintensifkan upaya pembersihan lahan pertanian di wilayah Aceh yang terdampak bencana. Material berupa kayu gelondongan, ranting, hingga endapan lumpur tebal masih menutup sejumlah area persawahan dan kebun warga.
Langkah ini dilakukan guna mempercepat pemulihan sektor pertanian yang menjadi tulang punggung ekonomi masyarakat setempat. Sejumlah alat berat dikerahkan untuk membersihkan sisa material yang menghambat proses tanam kembali.
Baca Juga.
Diduga Curi Tabung Gas, Pria di Jogja Jadi Sasaran Amukan Warga
Perwakilan BNPB menyampaikan bahwa pembersihan difokuskan pada lahan produktif agar petani bisa segera kembali beraktivitas. Selain pembersihan, koordinasi juga dilakukan dengan pemerintah daerah dan instansi terkait untuk memastikan distribusi bantuan berjalan lancar.
Para petani menyambut baik langkah percepatan tersebut. Mereka berharap lahan yang sempat tertutup lumpur dapat segera pulih sehingga musim tanam berikutnya tidak tertunda lebih lama.
BNPB menegaskan komitmennya untuk mendukung pemulihan pascabencana, tidak hanya pada infrastruktur umum tetapi juga pada sektor pertanian. Dengan pembersihan yang masif dan terkoordinasi, diharapkan roda ekonomi masyarakat Aceh dapat kembali bergerak secara bertahap.
