PUSATBERITA – Kecelakaan laut melibatkan dua kapal militer Amerika Serikat terjadi di perairan Laut Karibia saat proses pengisian bahan bakar tengah berlangsung. Insiden tersebut berujung tragis setelah satu personel marinir dilaporkan meninggal dunia, sementara beberapa awak lain mengalami luka-luka.
Menurut keterangan awal dari otoritas militer AS, tabrakan terjadi ketika kedua kapal melakukan manuver dalam jarak dekat sebagai bagian dari prosedur pengisian bahan bakar di laut. Situasi yang seharusnya rutin itu berubah menjadi darurat ketika salah satu kapal diduga kehilangan posisi stabil, sehingga memicu benturan keras.
Baca Juga.
Harapan Petani Gayo Bersemi Saat Bunga Kopi Arabika Mulai Mekar
Tim medis yang berada di kapal segera memberikan pertolongan pertama kepada korban. Marinir yang terluka parah sempat mendapat penanganan intensif, namun nyawanya tidak tertolong. Sementara itu, awak lain yang mengalami cedera dilaporkan dalam kondisi stabil.
Pihak Angkatan Laut AS langsung menghentikan sementara operasi pengisian bahan bakar untuk melakukan evaluasi keselamatan. Investigasi resmi juga telah dibuka guna mengetahui penyebab pasti kecelakaan, termasuk kemungkinan faktor teknis maupun kesalahan prosedur.
Insiden ini menjadi pengingat bahwa operasi militer di laut, meski rutin dilakukan, tetap memiliki risiko tinggi. Angkatan Laut AS menegaskan komitmennya untuk meningkatkan standar keselamatan demi melindungi seluruh personel yang bertugas.
