Yogyakarta, 06 Februari 2026 — Pemanfaatan teknologi modern dalam sektor pertanian mulai menunjukkan dampak positif bagi petani lokal di berbagai daerah. Penggunaan sensor tanah, sistem irigasi otomatis, dan aplikasi pemantauan cuaca membantu petani meningkatkan hasil panen sekaligus menekan biaya produksi.
Di sejumlah sentra pertanian, petani kini mampu menentukan waktu tanam dan pemupukan secara lebih presisi berkat data real-time yang diperoleh dari perangkat digital. Hal ini membuat risiko gagal panen akibat cuaca ekstrem dapat diminimalkan.
Pemerintah daerah bersama lembaga pendidikan dan komunitas pertanian turut berperan dalam memberikan pelatihan penggunaan teknologi tersebut. Pendekatan ini dinilai efektif karena disesuaikan dengan kebutuhan dan kondisi lokal.
Ke depan, inovasi pertanian berbasis teknologi diharapkan mampu menarik minat generasi muda untuk kembali terjun ke sektor pertanian. Dengan pendekatan modern dan berkelanjutan, pertanian Indonesia diyakini mampu bersaing di tingkat nasional maupun global.

