PUSATBERITA – Kasus dugaan penganiayaan berat menimpa mantan Sekretaris Jenderal Persatuan Olahraga Berkuda Seluruh Indonesia (Pordasi) DKI Jakarta. Korban diduga disekap dan dianiaya selama sekitar satu pekan sebelum akhirnya dibuang oleh para pelaku.
Informasi yang dihimpun menyebutkan, korban mengalami luka serius di sejumlah bagian tubuh. Kondisinya pertama kali diketahui setelah ditemukan dalam keadaan lemah, sebelum akhirnya mendapat penanganan medis.
Dugaan Penyiksaan Berhari-hari
Berdasarkan keterangan awal, korban diduga mengalami kekerasan fisik secara berulang selama masa penyekapan. Aparat menduga penganiayaan dilakukan lebih dari satu orang, mengingat pola luka dan durasi penyiksaan yang cukup lama.
Hingga kini, motif di balik aksi kekerasan tersebut masih didalami. Polisi belum menutup kemungkinan adanya unsur dendam pribadi, konflik internal, atau persoalan lain yang melatarbelakangi peristiwa itu.
Baca Juga.
Ketika Penyintas Banjir Aceh Utara Bangkit, Gunakan Kayu Hanyut untuk Bangun Kembali Rumah
Polisi Lakukan Penyelidikan
Pihak kepolisian telah melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP), memeriksa saksi-saksi, serta mengumpulkan barang bukti. Sejumlah orang yang diduga terkait kasus ini juga telah dimintai keterangan.
“Kami masih mendalami kronologi lengkap kejadian dan memburu pelaku yang bertanggung jawab,” ujar seorang petugas kepolisian.
Kondisi Korban dan Respons Publik
Korban saat ini masih menjalani perawatan intensif. Pihak keluarga berharap aparat penegak hukum dapat mengungkap kasus ini secara tuntas dan menyeret pelaku ke proses hukum.
Kasus ini menyita perhatian publik, mengingat korban merupakan figur yang pernah aktif di organisasi olahraga tingkat daerah. Masyarakat pun mendesak agar aparat bertindak cepat dan transparan dalam menangani kasus kekerasan tersebut.
