Medan, Sumatra Utara — Pemerintah Indonesia mempercepat pembangunan rumah permanen bagi warga yang terdampak bencana banjir dan tanah longsor di wilayah Sumatra Utara. Program ini menjadi bagian dari langkah pemulihan pascabencana yang melanda beberapa kabupaten seperti North Tapanuli dan South Tapanuli.
Proyek pembangunan tersebut difokuskan pada daerah yang paling parah terdampak kerusakan infrastruktur dan permukiman. Dasar rumah telah dimulai di Desa Dolok Nauli, Kecamatan Adian Koting, dengan dukungan dari Kementerian Perumahan Rakyat dan Pemda setempat. Ratusan unit hunian permanen direncanakan dibangun di atas lahan yang telah disediakan oleh pemerintah daerah.
Tidak hanya membangun rumah, pemerintah juga terus menyediakan tempat penampungan sementara (huntara) bagi warga yang rumahnya belum layak huni. Program ini diharapkan selesai menjelang musim hujan berikutnya, sehingga masyarakat dapat kembali menata kehidupan sehari-hari di lingkungan yang lebih aman.
Inisiatif ini merupakan bagian dari komitmen nasional untuk memastikan para korban bencana mendapatkan tempat tinggal yang layak dan berkelanjutan setelah beberapa bulan menghadapi tantangan akibat banjir besar.

