PUSATBERITA – Mantan Presiden Amerika Serikat Donald Trump kembali melontarkan gagasan kontroversial. Kali ini, ia mengusulkan pembukaan rekening investasi senilai US$1.000 untuk setiap bayi yang lahir di Amerika Serikat, sebagai upaya membangun kemandirian finansial sejak dini.
Dalam pernyataannya, Trump menyebut program tersebut bertujuan memberi “modal awal kehidupan” bagi generasi muda AS. Dana investasi itu diharapkan dapat berkembang seiring waktu dan dimanfaatkan saat anak menginjak usia dewasa, misalnya untuk pendidikan, membeli rumah, atau memulai usaha.
“Negara harus membantu anak-anak Amerika memulai hidup dengan peluang yang adil,” kata Trump, seraya menekankan pentingnya investasi jangka panjang dibanding bantuan tunai sesaat.
Gagasan ini langsung memicu perdebatan. Pendukung Trump menilai usulan tersebut visioner dan dapat mengurangi kesenjangan ekonomi antargenerasi. Dengan pengelolaan investasi yang tepat, nilai dana awal tersebut diyakini bisa berlipat ganda dalam 18 hingga 20 tahun.
Namun, para pengkritik mempertanyakan sumber pendanaan dan mekanisme pengelolaannya. Mereka juga menyoroti potensi ketimpangan jika kebijakan tersebut tidak disertai pengawasan ketat serta edukasi keuangan bagi keluarga penerima.
Baca Juga.
Kali Ciliwung Meluap, 17 RT di Jakarta Terendam Banjir Malam Ini
Pengamat ekonomi menyebut ide rekening investasi untuk bayi bukan hal baru di dunia. Beberapa negara dan wilayah pernah menguji konsep serupa, namun keberhasilannya sangat bergantung pada stabilitas ekonomi, tata kelola dana, dan konsistensi kebijakan jangka panjang.
Usulan Trump ini dinilai sebagai bagian dari upayanya menarik simpati pemilih muda dan keluarga kelas menengah, sekaligus memperkuat narasi ekonomi populis yang kerap ia gaungkan.
Apakah ide rekening investasi US$1.000 untuk bayi AS akan benar-benar terwujud atau hanya menjadi wacana politik, publik kini menanti langkah lanjutan dan respons resmi dari pembuat kebijakan di Amerika Serikat.
