Presiden RI Prabowo Subianto bertolak dari Bandara Internasional Zurich, Swiss, menuju Paris, Prancis, Jumat (23/1/2026), untuk memenuhi undangan Presiden Prancis Emmanuel Macron. (PUSATBERITA/Aria Cindyara)
PUSATBERITA – Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto melanjutkan rangkaian lawatan luar negerinya dari Swiss menuju Paris, Prancis, untuk memenuhi undangan resmi Presiden Prancis Emmanuel Macron. Kunjungan ini menjadi bagian penting dari upaya penguatan hubungan bilateral antara Indonesia dan Prancis.
Setibanya di Paris, Prabowo dijadwalkan mengikuti sejumlah agenda kenegaraan, termasuk pertemuan bilateral yang membahas kerja sama strategis di berbagai sektor, mulai dari pertahanan, ekonomi, hingga transisi energi dan pendidikan.
Baca Juga.
Berdamai dengan Sudewo, Pembelot Demo Pati Ahmad Husein Masuk Bidikan KPK
Sebelumnya, Prabowo berada di Swiss untuk menghadiri forum internasional dan melakukan pertemuan dengan sejumlah pemimpin dunia. Perjalanan dari Swiss ke Paris menegaskan posisi aktif Indonesia dalam diplomasi global serta komitmen memperluas jejaring kerja sama internasional.
Pertemuan dengan Presiden Macron dinilai strategis, mengingat Prancis merupakan salah satu mitra utama Indonesia di kawasan Eropa. Kedua negara memiliki hubungan yang terus berkembang, khususnya dalam bidang pertahanan dan investasi.
Kunjungan ini diharapkan tidak hanya mempererat hubungan diplomatik, tetapi juga membuka peluang konkret bagi kerja sama yang berdampak langsung pada pembangunan nasional dan posisi Indonesia di panggung dunia.
