Presiden RI Prabowo Subianto dalam peresmian Kilang Minyak Refinery Development Master Plan (RDMP) Balikpapan, Kalimantan Timur, Senin (12/1/2026). (DOK. Pusatberita)
PUSATBERITA – Presiden terpilih Prabowo Subianto menyetujui kebijakan Dana Transfer ke Daerah (TKD) untuk Provinsi Sumatera Utara dan Sumatera Barat agar tidak mengalami pemangkasan, menyusul keputusan serupa yang sebelumnya telah diterapkan untuk Provinsi Aceh. Langkah ini dinilai sebagai bentuk komitmen pemerintah pusat dalam menjaga stabilitas pembangunan dan pelayanan publik di daerah.
Keputusan tersebut disambut positif oleh pemerintah daerah dan masyarakat setempat. TKD selama ini menjadi tulang punggung pembiayaan berbagai program strategis daerah, mulai dari infrastruktur, pendidikan, kesehatan, hingga pelayanan dasar masyarakat. Dengan tidak dipangkasnya dana tersebut, daerah diharapkan tetap mampu menjalankan program prioritas tanpa hambatan anggaran.
Prabowo menilai Sumatera Utara dan Sumatera Barat memiliki peran penting dalam mendukung pertumbuhan ekonomi nasional, khususnya di wilayah barat Indonesia. Selain itu, kondisi geografis dan kebutuhan pembangunan yang beragam menjadi pertimbangan utama agar alokasi anggaran tetap dijaga.
Baca Juga.
Oleng Saat Berkendara, Pengemudi dan Motornya Nyemplung ke Kali di Bogor
Sebelumnya, kebijakan serupa diterapkan di Aceh dengan mempertimbangkan kekhususan daerah dan kebutuhan fiskal untuk menjaga keberlanjutan pembangunan. Kini, Sumut dan Sumbar mendapatkan perlakuan yang sama sebagai bentuk pemerataan dan keadilan fiskal antarwilayah.
Pengamat kebijakan publik menilai langkah ini berpotensi memperkuat hubungan pusat dan daerah, sekaligus meningkatkan kepercayaan pemerintah daerah terhadap kebijakan fiskal nasional. Namun demikian, mereka juga mengingatkan agar penggunaan TKD tetap diawasi secara ketat agar tepat sasaran dan berdampak langsung bagi kesejahteraan masyarakat.
Dengan keputusan ini, pemerintah pusat berharap roda pembangunan di Sumatera Utara dan Sumatera Barat tetap berjalan optimal, sekaligus mendukung target pertumbuhan ekonomi nasional di tengah tantangan fiskal yang ada.
