Foto: Dampak puting beliung di Probolinggo (M Rofiq/pusatberita)
PUSATBERITA – Sebanyak 8 rumah warga di Kabupaten Probolinggo mengalami kerusakan setelah diterjang angin puting beliung yang terjadi Jumat sore (16/1/2026). Fenomena cuaca ekstrem ini terjadi tiba-tiba saat hujan deras mengguyur wilayah setempat, menyebabkan kerusakan material dan kepanikan di komunitas lokal.
Peristiwa terjadi sekitar pukul 15.30 WIB di beberapa desa yang berada di empat kecamatan, yaitu Leces, Gending, Banyuanyar dan Besuk. Angin kencang yang berputar layaknya siklon lokal ini merusak atap rumah dan menumbangkan sejumlah pohon yang kemudian menimpa bangunan warga.
Rekaman video amatir yang beredar menunjukkan suasana panik saat angin menerjang permukiman di Desa Leces dan Sumber Kedawung — angin kencang membuat warga berusaha berlindung dan material rumah berterbangan dalam hitungan detik.
Baca Juga.
Presiden Iran Ucapkan Terima Kasih kepada Putin atas Dukungan Rusia di PBB
Kepala Pelaksana Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Probolinggo, Oemar Sjarief, menyatakan bahwa dari jumlah tersebut, empat rumah rusak setelah tertimpa pohon tumbang, sementara empat rumah lainnya mengalami kerusakan langsung akibat puting beliung. Meski demikian, hingga laporan ini dibuat belum ada laporan korban jiwa dalam kejadian tersebut.
Selain kerusakan rumah, sejumlah fasilitas umum juga terdampak dampak angin kencang, termasuk pohon yang tumbang di sepanjang jalan utama. Tim BPBD bersama petugas TNI, Polri, dan dinas terkait langsung dikerahkan untuk melakukan pembersihan material yang berserakan dan mengevakuasi pohon tumbang agar mobilitas warga kembali lancar.
Warga yang terdampak bencana kini tengah bergotong royong memperbaiki atap rumah mereka dan menata kembali lingkungan mereka. BPBD Probolinggo juga mengimbau masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi cuaca ekstrem, karena hujan deras disertai angin kencang diprediksi masih berpotensi terjadi dalam beberapa hari ke depan.
