Foto: Pradita Utama (Dok,istimewah/pusatberita)
PUSATBERITA – Pembongkaran tiang monorel yang selama bertahun-tahun mangkrak di sejumlah ruas jalan Jakarta akhirnya mulai dilakukan. Di balik deru alat berat dan penataan ulang kota, warga menyimpan harapan besar agar pembongkaran ini membawa perubahan nyata bagi wajah ibu kota.
Tiang-tiang beton yang sejak lama berdiri tanpa fungsi dinilai warga mengganggu pemandangan, lalu lintas, hingga aktivitas ekonomi. Pedagang kaki lima dan pengguna jalan mengaku kerap mengalami kesulitan akibat ruang jalan yang menyempit dan kawasan yang tampak semrawut.
“Sudah lama tiang ini tidak dipakai, malah bikin macet dan kelihatan kumuh. Kalau dibongkar, semoga jalan lebih lega,” ujar salah satu warga yang beraktivitas di sekitar lokasi pembongkaran.
Warga berharap, setelah pembongkaran rampung, area tersebut dapat dimanfaatkan secara maksimal, baik untuk pelebaran jalan, jalur pejalan kaki, maupun ruang terbuka hijau. Selain memperbaiki estetika kota, langkah ini juga diharapkan mampu meningkatkan keselamatan dan kenyamanan masyarakat.
Pemerintah Provinsi DKI Jakarta sebelumnya menyatakan bahwa pembongkaran tiang monorel merupakan bagian dari penataan ulang infrastruktur kota sekaligus mengakhiri persoalan proyek mangkrak yang telah berlangsung bertahun-tahun.
Selain penataan fisik, warga juga berharap pembongkaran ini menjadi pelajaran agar ke depan setiap proyek pembangunan direncanakan secara matang dan berkelanjutan, sehingga tidak kembali meninggalkan jejak infrastruktur terbengkalai.
Di tengah proses pembongkaran yang terus berjalan, harapan warga sederhana: Jakarta yang lebih rapi, aman, dan nyaman untuk semua.
Baca Juga.
PSI Banten Gelar Istighosah Bersama Ulama di Pandeglang, Doakan Korban Bencana
