Ilustrasi pasar saham.(PIXABAY/PETE LINFORTH)
PUSATBERITA – Memasuki tahun 2026, prospek pasar saham Indonesia kembali mencuri perhatian investor. Analis pasar modal optimistis bahwa beberapa emiten unggulan memiliki potensi kenaikan harga saham lebih dari 40 persen dalam 12–18 bulan ke depan.
Keyakinan ini didasari oleh sejumlah faktor fundamental, antara lain pertumbuhan ekonomi domestik yang stabil, tren peningkatan laba bersih perusahaan, hingga rencana ekspansi usaha yang agresif. Sektor-sektor seperti konsumsi primer, infrastruktur, dan teknologi diperkirakan akan menjadi motor penggerak utama pergerakan saham.
Baca Juga.
Prabowo Semprot Direksi BUMN: Sudah Rugi Minta Tantiem, Tidak Tahu Malu!
“Dengan proyeksi pertumbuhan ekonomi dan inflasi yang terkendali, serta sentimen positif dari global, saham-saham tertentu berpotensi outperform,” ujar seorang analis sekuritas terkemuka. Ia juga menambahkan bahwa investor institusi mulai menunjukkan minat yang meningkat di saham-saham berkapitalisasi menengah yang memiliki kinerja fundamental kuat.
Di antara emiten yang menjadi sorotan adalah perusahaan dengan pangsa pasar besar, neraca keuangan solid, serta rencana ekspansi yang jelas. Walaupun analis enggan menyebutkan nama secara publik, sektor consumer goods, energy terbarukan, dan teknologi finansial disebut memiliki peluang pertumbuhan signifikan.
Para investor ritel juga disarankan untuk memperhatikan indikator teknikal dan sentimen pasar jangka pendek, mengingat volatilitas pasar saham masih bisa tinggi. Diversifikasi portofolio dan strategi investasi jangka menengah–panjang tetap menjadi kunci untuk mengelola risiko.
Namun, analis juga mengingatkan bahwa potensi kenaikan lebih dari 40 persen bukan tanpa risiko. Perubahan suku bunga acuan, dinamika geopolitik, serta tren global ekonomi dapat memengaruhi arah pasar.
Secara keseluruhan, tahun 2026 dipandang sebagai periode yang penuh peluang sekaligus tantangan. Bagi investor yang cermat dan disiplin, situasi ini membuka ruang untuk meraih imbal hasil yang menarik.
