Medan, 10 Januari 2026 — Pemerintah bersama instansi pendidikan mengumumkan kesiapan sekolah-sekolah di wilayah Sumatra Utara untuk kembali melaksanakan kegiatan belajar mengajar, setelah terdampak banjir dan longsor besar akhir tahun lalu.
Data terbaru menunjukkan bahwa lebih dari 95% sekolah yang sebelumnya terkena dampak bencana kini dinyatakan siap dibuka kembali. Menteri Pendidikan menegaskan bahwa sekitar 1.157 dari total 1.215 sekolah di zona terdampak telah selesai melakukan pembersihan dan pemulihan fasilitas, meskipun beberapa masih menggunakan ruang kelas sementara seperti tenda atau ruang darurat.
Kepala sekolah dan orang tua menyatakan antusias menyambut dimulainya kembali kegiatan pendidikan, berharap proses belajar berjalan normal meski masih ada bekas kerusakan yang harus diselesaikan di beberapa lokasi.
Pemprov Sumatra Utara bersama BPBD (Badan Penanggulangan Bencana Daerah) terus memantau kesiapan sekolah, memastikan aliran listrik, air bersih, dan akses transportasi aman untuk siswa.

