Petugas memeriksa stok beras di gudang penyimpanan Bulog Cabang Batam, Kepulauan Riau, Jumat (9/1/2026). Bulog Batam menyiapkan pasokan beras premium dalam negeri sebanyak 4.000 ton yang didatangkan dari Makassar, Sulawesi Selatan, untuk menjaga stabilitas harga serta ketersediaan pangan di wilayah kepulauan tersebut. PUSAT BERITA FOTO/Teguh Prihatna/bar
PUSATBERITA – Direktur Utama Perum Bulog memastikan stok beras nasional dalam kondisi aman dan mencukupi kebutuhan masyarakat hingga Idul Fitri 2026. Saat ini, Bulog menguasai cadangan beras sebesar 3,35 juta ton yang tersebar di berbagai gudang di seluruh Indonesia.
Menurut Dirut Bulog, ketersediaan stok tersebut menjadi bukti kesiapan pemerintah dalam menjaga stabilitas pangan nasional, khususnya menghadapi momen-momen rawan lonjakan permintaan seperti bulan Ramadan dan Hari Raya Idul Fitri. Bulog juga siap melakukan operasi pasar apabila terjadi kenaikan harga di tingkat konsumen.
Baca Juga.
Getaran Mendadak Guncang Pangandaran, Gempa Magnitudo 2,3 Sempat Bikin Warga Terkeju
Selain menjaga stok, Bulog terus melakukan penyerapan gabah dan beras dari petani lokal guna memperkuat cadangan pemerintah serta melindungi harga di tingkat petani. Langkah ini diharapkan mampu menjaga keseimbangan antara ketersediaan pasokan dan stabilitas harga di pasar.
Pemerintah mengimbau masyarakat untuk tetap tenang dan tidak melakukan pembelian berlebihan. Dengan stok yang memadai dan distribusi yang terjaga, kebutuhan beras nasional dipastikan dapat terpenuhi secara merata hingga perayaan Idul Fitri tahun depan.
