Satgas Kodim 0212/Tapanuli Selatan membantu pemasangan tenda hunian sementara (Huntara) dibangun untuk warga terdampak bencana banjir dan tanah longsor susulan di Desa Batu Hula, Kecamatan Batang Toru, Kabupaten Tapanuli Selatan, Sumatera Utara pada Kamis (8/1/2026). (Dok pusatberita Bukit Barisan )
PUSATBERITA – Upaya percepatan pemulihan pascabencana banjir dan longsor di Kabupaten Tapanuli Selatan terus dilakukan. Pemerintah bersama instansi terkait telah membangun sebanyak 267 unit tenda hunian sementara (huntara) untuk menampung warga yang rumahnya rusak atau hancur akibat bencana alam tersebut.
Baca Juga.
Pak Ogah Diduga Pukul Pemotor Pakai Batu di Daan Mogot, Aksi Brutal Terekam Warga
Pendirian huntara ini difokuskan di sejumlah titik terdampak paling parah. Tenda-tenda tersebut dilengkapi fasilitas dasar seperti alas tidur, penerangan, serta akses air bersih guna memastikan kebutuhan dasar pengungsi tetap terpenuhi selama masa tanggap darurat dan transisi pemulihan.
Selain penyediaan hunian sementara, pemerintah daerah juga menyalurkan bantuan logistik berupa bahan pangan, layanan kesehatan, serta pendampingan psikososial bagi para korban. Langkah ini dilakukan agar warga dapat kembali menjalani aktivitas sehari-hari dengan lebih aman dan nyaman.
Pemerintah menegaskan bahwa pembangunan huntara ini merupakan solusi sementara sambil menunggu proses rehabilitasi dan rekonstruksi rumah warga yang terdampak. Diharapkan, dengan adanya fasilitas ini, para korban banjir dan longsor di Tapanuli Selatan dapat segera bangkit dan menata kembali kehidupan mereka.
