Jakarta, 25 November 2025 — Pemerintah Indonesia terus berkomitmen menjaga stabilitas ekonomi melalui paket stimulus yang dirancang khusus untuk memperkuat daya beli masyarakat dan mendukung penyerapan tenaga kerja.
Paket ekonomi yang disebut “8+4+5” mencakup delapan program percepatan di 2025, empat program berlanjut ke 2026, serta lima inisiatif prioritas untuk menyerap tenaga kerja. Menurut Sekretaris Kabinet, stimulus ini diarahkan agar dampaknya tepat sasaran dan tidak hanya menjadi suntikan uang semata, tetapi benar-benar menyasar kelompok rentan dan pekerja sektor informal.
Selain itu, pemerintah juga ingin memastikan bahwa paket ini mendukung program prioritas, seperti pemberdayaan tenaga kerja gig, bantuan sosial, dan investasi di sektor produktif.
Analis menyebut bahwa strategi ini bisa menjadi langkah kunci untuk mencapai sasaran pertumbuhan ekonomi sambil menjaga defisit anggaran dalam batas wajar.

