Jakarta, 18 November 2025 — Sebuah ledakan mengguncang masjid di lingkungan SMA Negeri 72 Kelapa Gading, Jakarta Utara, saat jam salat Jumat sekitar pukul 12.15 WIB. Sejumlah siswa dan guru mengalami cedera, dan aparat kepolisian segera turun tangan untuk menyelidiki sumber ledakan.
Kronologi dan Penanganan
Menurut laporan saksi, ledakan pertama terdengar saat khotbah sedang berlangsung, kemudian disusul ledakan kedua dari arah yang berbeda.Polisi menurunkan tim penjinak bom (Jibom) dari Brimob untuk olah tempat kejadian perkara (TKP) dan mensterilkan area. Tim kepolisian juga menemukan benda-benda mencurigakan di lokasi, termasuk senjata rakitan dan bom molotov. Namun, polisi memastikan bahwa senjata api yang ditemukan ternyata mainan, bukan senjata asli.
Korban dan Motif Diduga
Kapolda Metro Jaya menyatakan bahwa sedikitnya 54 orang terluka, sebagian mengalami luka bakar dan luka akibat serpihan. Sementara itu, saksi menyebutkan bahwa pelaku dugaan adalah seorang siswa yang sempat menjadi korban “bullying” (perundungan) di sekolah.Ada spekulasi motif balas dendam, tetapi penyidik masih mendalaminya.
Tanggapan dan Tindak Lanjut
- Pihak sekolah menghentikan kegiatan belajar-mengajar sementara setelah kejadian, sambil menunggu hasil penyelidikan.
- Pemprov DKI Jakarta menyatakan bahwa biaya perawatan medis korban akan ditanggung sepenuhnya.
- Polisi menyatakan belum bisa menyimpulkan apakah ini tindakan terorisme, karena masih menunggu hasil penyidikan lebih lanjut.
- Selain itu, Tim Psikolog Polri ikut diterjunkan untuk membantu pemulihan trauma para korban.
