Jakarta, 7 April 2026 — Kenaikan harga bahan bakar minyak (BBM) kembali menjadi sorotan publik setelah Pertalite resmi menembus angka Rp10.000 per liter di wilayah Jakarta dan sekitarnya.
Kenaikan ini cukup signifikan dibandingkan harga sebelumnya yang berada di kisaran Rp7.650 per liter. Dampaknya langsung terasa pada biaya transportasi hingga kebutuhan pokok masyarakat sehari-hari.
Sejumlah warga mengaku keberatan dengan lonjakan harga tersebut. Banyak pengemudi ojek online hingga pelaku usaha kecil mulai menyesuaikan tarif demi menutup biaya operasional yang meningkat.
Di media sosial, topik ini langsung viral dan menuai berbagai reaksi. Sebagian netizen menyuarakan kritik terhadap kebijakan energi, sementara lainnya mengkhawatirkan efek domino terhadap harga bahan pokok.
Pakar ekonomi menilai kenaikan BBM ini berpotensi memicu inflasi jika tidak diimbangi dengan kebijakan penyeimbang dari pemerintah.

