PUSATBERITA – Pemerintah Kota Bogor tengah mengkaji rencana penerapan work from home (WFH) bagi aparatur sipil negara setiap hari Kamis. Kebijakan ini digagas sebagai upaya untuk mengurangi kemacetan sekaligus meningkatkan efisiensi kerja.
Namun hingga saat ini, keputusan final masih menunggu arahan dan persetujuan dari pemerintah pusat agar kebijakan yang diterapkan tetap selaras dengan regulasi nasional.
Kurangi Macet dan Polusi
Wacana WFH ini dinilai bisa menjadi solusi alternatif untuk menekan kepadatan lalu lintas, terutama pada hari kerja. Selain itu, kebijakan ini juga berpotensi mengurangi emisi kendaraan dan meningkatkan kualitas udara di wilayah perkotaan.
Baca Juga.
Tampil Dominan, Jorge Martín Juara Sprint Race MotoGP Amerika 2026
Masih Tahap Kajian
Pihak Pemkot menegaskan bahwa rencana ini masih dalam tahap pembahasan. Berbagai aspek tengah dipertimbangkan, mulai dari efektivitas pelayanan publik hingga kesiapan infrastruktur kerja jarak jauh.
Tunggu Keputusan Pusat
Karena menyangkut kebijakan kepegawaian secara luas, Pemkot memilih menunggu keputusan dari pemerintah pusat sebelum menerapkannya. Hal ini dilakukan agar tidak terjadi tumpang tindih aturan.
Jika disetujui, kebijakan ini berpotensi menjadi langkah inovatif dalam sistem kerja pemerintahan daerah.
