PUSATBERITA – Suasana malam takbiran di Cianjur diwarnai penertiban konvoi kendaraan yang nekat melakukan pawai bedug di jalan raya. Sejumlah kendaraan pikap yang membawa rombongan peserta takbir keliling terpaksa diputar balik oleh petugas demi menjaga ketertiban dan keselamatan.
Aparat kepolisian menjelaskan bahwa langkah tersebut diambil untuk mengantisipasi potensi gangguan lalu lintas serta risiko kecelakaan. Konvoi kendaraan terbuka dinilai membahayakan, terutama saat membawa banyak penumpang sambil melakukan arak-arakan di jalan umum.
Baca Juga.
Pesta Miras Saat Takbiran, Belasan Remaja di Cianjur Diamankan Petugas
Petugas di lapangan langsung menghentikan rombongan dan memberikan imbauan agar tidak melanjutkan pawai menggunakan kendaraan. Para peserta diminta untuk kembali ke lingkungan masing-masing dan merayakan malam Idul Fitri dengan cara yang lebih aman dan tertib.
Selain itu, pihak berwenang juga menegaskan bahwa kegiatan takbir keliling tetap diperbolehkan, namun harus mengikuti aturan yang berlaku, termasuk tidak menggunakan kendaraan yang berpotensi membahayakan.
Penertiban ini mendapat beragam respons dari masyarakat. Sebagian mendukung langkah tegas aparat demi keselamatan bersama, sementara lainnya berharap adanya ruang bagi tradisi tetap berjalan dengan pengawasan yang baik.
Dengan pengamanan yang diperketat, diharapkan perayaan malam takbiran dapat berlangsung aman, nyaman, dan tetap penuh makna bagi seluruh masyarakat.
