PUSATBERITA – Sejumlah negara di kawasan Timur Tengah seperti Arab Saudi, Uni Emirat Arab, dan Qatar resmi menetapkan Hari Raya Idul Fitri jatuh pada Jumat, 20 Maret. Penetapan ini didasarkan pada hasil pemantauan hilal yang dilakukan oleh otoritas keagamaan di masing-masing negara.
Pengumuman tersebut sekaligus menandai berakhirnya bulan suci Ramadan bagi umat Muslim di wilayah tersebut. Pemerintah dan lembaga keagamaan setempat menyatakan bahwa hilal telah terlihat, sehingga 1 Syawal ditetapkan keesokan harinya.
Baca Juga.
Arus Aman Jelang Nyepi, Kakorlantas Pastikan Pelabuhan Gilimanuk Tetap Kondusif
Di Arab Saudi, keputusan ini diumumkan setelah proses rukyatul hilal yang dilakukan di beberapa titik pengamatan. Sementara itu, Uni Emirat Arab dan Qatar juga mengikuti hasil serupa berdasarkan laporan resmi dari komite penentuan awal bulan Hijriah.
Perayaan Idul Fitri di negara-negara Teluk biasanya berlangsung meriah dengan tradisi salat Id berjamaah, berkumpul bersama keluarga, serta berbagai kegiatan sosial. Masyarakat juga memanfaatkan momen ini untuk saling bermaafan dan mempererat silaturahmi.
Dengan adanya perbedaan metode penentuan awal bulan di berbagai negara, tidak menutup kemungkinan sebagian negara lain akan menetapkan tanggal Idul Fitri yang berbeda. Namun, bagi negara-negara Teluk, keputusan ini menjadi pedoman resmi bagi masyarakat dalam merayakan hari kemenangan tersebut.
