PUSATBERITA – Presiden Amerika Serikat, Donald Trump, memicu kontroversi setelah menyarankan agar tim nasional Iran tidak berpartisipasi dalam Piala Dunia FIFA 2026. Pernyataan tersebut disampaikan di tengah meningkatnya ketegangan geopolitik antara Amerika Serikat dan Iran.
Trump menilai kehadiran tim Iran di turnamen sepak bola terbesar dunia itu berpotensi menimbulkan masalah keamanan. Ia bahkan menyebut keputusan untuk tidak ikut bisa menjadi langkah terbaik “demi keselamatan mereka sendiri,” mengingat situasi konflik yang sedang berlangsung di kawasan Timur Tengah.
Piala Dunia 2026 sendiri akan digelar di tiga negara tuan rumah, yaitu Amerika Serikat, Kanada, dan Meksiko. Turnamen ini dijadwalkan berlangsung pada Juni hingga Juli 2026 dan menjadi edisi pertama dengan format 48 tim.
Baca Juga.
Serangan Israel ke Lebanon Dibalas Hujan Roket Hizbullah, Ketegangan Kian Memanas
Tim nasional Iran sebenarnya telah memastikan tiket ke turnamen tersebut dan bahkan sudah dijadwalkan berada di fase grup bersama beberapa negara lain, dengan pertandingan yang direncanakan digelar di kota-kota Amerika Serikat seperti Los Angeles dan Seattle.
Namun situasi politik membuat partisipasi Iran menjadi tanda tanya besar. Pejabat olahraga Iran bahkan sempat menyatakan bahwa negaranya mungkin tidak akan mengirim tim ke turnamen tersebut di tengah konflik yang masih berlangsung.
Jika Iran benar-benar mundur dari kompetisi, langkah itu akan menjadi peristiwa langka dalam sejarah Piala Dunia dan berpotensi memaksa FIFA untuk mencari pengganti bagi slot yang kosong di turnamen tersebut. ⚽🌍
