PUSATBERITA – Kementerian Lingkungan Hidup (KLH) langsung bergerak menyelidiki insiden longsor yang terjadi di TPST Bantargebang. Peristiwa tragis tersebut menyebabkan enam orang meninggal dunia setelah tertimbun material sampah yang longsor dari tumpukan besar di lokasi pembuangan tersebut.
Insiden dilaporkan terjadi secara tiba-tiba ketika tumpukan sampah yang menggunung di area TPST Bantargebang runtuh dan menimpa sejumlah orang yang sedang berada di sekitar lokasi. Beberapa korban diketahui tengah beraktivitas di area tersebut sebelum akhirnya tertimbun longsoran.
KLH menyatakan akan melakukan investigasi mendalam untuk mengetahui penyebab pasti kejadian tersebut. Pemeriksaan akan mencakup kondisi struktur tumpukan sampah, sistem pengelolaan tempat pembuangan, hingga prosedur keselamatan bagi para pekerja dan warga yang beraktivitas di sekitar area.
Baca Juga.
Harga Minyak Mentah Nyaris US$110 per Barel, Pasar Global Dilanda Kepanikan
TPST Bantargebang sendiri merupakan salah satu fasilitas pengelolaan sampah terbesar yang menampung limbah dari wilayah Jakarta dan daerah sekitarnya. Setiap hari, ribuan ton sampah dikirim ke lokasi ini sehingga kondisi tumpukan sampah yang sangat tinggi dinilai memiliki risiko jika tidak dikelola dengan baik.
Pemerintah menegaskan bahwa hasil penyelidikan akan menjadi dasar evaluasi sistem pengelolaan sampah di Bantargebang. Jika ditemukan kelalaian atau pelanggaran prosedur keselamatan, langkah tegas akan diambil guna mencegah kejadian serupa di masa mendatang.
Sementara itu, petugas gabungan telah melakukan proses evakuasi dan penanganan korban di lokasi kejadian. Pemerintah juga menyampaikan duka mendalam kepada keluarga korban yang kehilangan anggota keluarganya dalam peristiwa tragis tersebut. 🚨
