PUSATBERITA – Seorang narapidana yang dikenal sebagai salah satu pembunuh anak paling keji di United Kingdom dilaporkan tewas setelah menjadi korban penyerangan brutal di dalam penjara. Insiden tersebut terjadi di sebuah lembaga pemasyarakatan dengan tingkat keamanan tinggi yang menampung para pelaku kejahatan berat.
Pria tersebut adalah Ian Brady, sosok yang terkenal karena keterlibatannya dalam kasus pembunuhan berantai terhadap anak-anak yang dikenal sebagai Moors Murders. Kasus tersebut mengguncang masyarakat Inggris pada era 1960-an karena kekejaman yang dilakukan terhadap para korban.
Menurut laporan otoritas penjara, Brady mengalami serangan dari sesama narapidana yang menyebabkan luka serius. Petugas penjara sempat memberikan pertolongan medis darurat, namun nyawanya tidak berhasil diselamatkan.
Baca Juga.
Keampuhan Drone Murah Iran yang Dijuluki “Rudal Orang Miskin”
Selama puluhan tahun, Brady menjalani hukuman penjara dengan pengamanan ketat karena kejahatannya yang dianggap sangat brutal. Kasusnya menjadi salah satu yang paling terkenal dalam sejarah kriminal di Inggris dan sering disebut sebagai contoh kejahatan paling mengerikan terhadap anak-anak.
Kematian narapidana tersebut memicu kembali perbincangan publik tentang sistem keamanan penjara dan bagaimana para pelaku kejahatan berat diperlakukan selama menjalani hukuman. Pihak berwenang kini tengah melakukan penyelidikan untuk mengetahui secara pasti kronologi penyerangan yang menyebabkan kematian tersebut.
Peristiwa ini sekaligus menutup bab panjang salah satu kasus kriminal paling kelam yang pernah mengguncang Inggris. ⚖️
