PUSATBERITA – Komandan militer Israel menyatakan bahwa operasi militer terhadap Iran telah memasuki fase baru dengan tujuan melemahkan bahkan menghancurkan kekuatan rezim di Teheran. Pernyataan ini disampaikan di tengah meningkatnya konflik bersenjata antara Israel, Amerika Serikat, dan Iran yang kini memicu kekhawatiran global.
Kepala Staf militer Israel menyebut pasukannya kini bergerak ke tahap lanjutan dari kampanye militer terhadap Iran. Dalam operasi tersebut, Israel menargetkan berbagai fasilitas strategis, termasuk infrastruktur militer, sistem rudal, serta jaringan kelompok sekutu Iran di kawasan.
Serangan besar-besaran ini juga dikaitkan dengan operasi udara gabungan antara Israel dan Amerika Serikat yang sebelumnya menghantam sejumlah lokasi penting di Iran. Dalam rangkaian serangan tersebut, beberapa pejabat tinggi militer Iran dilaporkan tewas dan sejumlah fasilitas strategis mengalami kerusakan parah.
Baca Juga.
Ketegangan Memuncak, Iran Klaim Drone Serang Kapal Induk USS Abraham Lincoln
Konflik pun semakin meluas setelah Iran melakukan serangan balasan dengan rudal dan drone yang menargetkan pangkalan militer serta wilayah sekutu Amerika di kawasan Teluk. Aksi saling serang ini membuat ketegangan di Timur Tengah meningkat drastis dan menimbulkan kekhawatiran akan pecahnya perang regional yang lebih luas.
Meski demikian, sejumlah pemimpin dunia dan organisasi internasional terus menyerukan agar kedua pihak menahan diri dan mencari solusi diplomatik untuk mencegah konflik semakin meluas. Situasi di kawasan hingga kini masih sangat tegang, dengan operasi militer dan kesiagaan pasukan yang terus ditingkatkan.
Jika eskalasi tidak segera mereda, para pengamat menilai konflik Israel–Iran berpotensi menjadi salah satu krisis geopolitik terbesar dalam beberapa tahun terakhir.
