PUSATBERITA – Sejumlah turis asing membagikan curhatan mereka setelah terdampar berhari-hari di Dubai, menyusul gangguan jadwal penerbangan yang membuat ribuan penumpang gagal melanjutkan perjalanan. Media sosial pun dipenuhi kisah kelelahan, kebingungan, hingga kecemasan para pelancong.
Beberapa turis mengaku harus bermalam di bandara, tidur beralaskan lantai dengan minim informasi kepastian penerbangan. “Kami sudah antre berjam-jam, tapi tidak ada kejelasan kapan bisa terbang,” tulis salah satu turis dalam unggahan yang viral.
Tak sedikit pula yang mengeluhkan biaya membengkak, mulai dari hotel dadakan, makanan, hingga transportasi. Bagi pelancong dengan anggaran terbatas, situasi ini menjadi pukulan berat. “Uang kami hampir habis hanya untuk bertahan,” ungkap turis lainnya.
Baca Juga.
Senjata Mengerikan Milik Iran
Di sisi lain, beberapa penumpang menyebut layanan bantuan tidak merata. Ada yang mendapatkan penginapan sementara, namun ada pula yang merasa terabaikan. Kondisi ini memicu keluhan dan perbandingan pengalaman antarpenumpang.
Pihak maskapai dan otoritas setempat dilaporkan terus berupaya menormalisasi jadwal penerbangan dan memberikan bantuan, meski antrean panjang dan kepadatan bandara masih terjadi.
Kisah para turis yang terdampar ini menjadi pengingat bahwa perjalanan internasional tak selalu berjalan mulus, dan pentingnya kesiapan menghadapi situasi darurat—termasuk asuransi perjalanan dan rencana cadangan.
