PUSATBERITA – Presiden Amerika Serikat, Donald Trump, menyatakan bahwa laporan tentang kematian Ali Khamenei, Pemimpin Tertinggi Iran, dalam serangan militer bersama AS dan Benjamin Netanyahu tampak “benar dan kredibel”. Pernyataan tersebut disampaikan Trump dalam wawancara dengan media internasional, meskipun ia tidak mengonfirmasi secara definitif dengan bukti independen, dan mengatakan pihaknya masih menunggu informasi final.
Serangan besar-besaran ini diluncurkan pada akhir pekan lalu sebagai bagian dari operasi militer koalisi AS–Israel yang membidik infrastruktur militer dan bangunan penting di Teheran dan kota-kota lain di Iran. Netanyahu bahkan mengklaim terdapat bukti kuat bahwa kompleks kediaman Khamenei hancur dan banyak tanda menunjukkan bahwa pemimpin tertinggi itu telah tewas.
Baca Juga.
UMKM Digital Melejit, Transaksi Online Naik Tajam Jelang Ramadan 2026
Namun demikian, hingga kini Iranian belum secara resmi mengakui kematian Khamenei, dan pejabat rezim Iran menyatakan bahwa laporan tersebut adalah bagian dari “operasi psikologis”. Situasi ini memperuncing ketidakpastian di tengah eskalasi konflik militer yang memicu reaksi balasan dari Iran dan kekhawatiran de-eskalasi internasional.
Trump menyebut serangan itu sebagai langkah penting untuk “mengatasi ancaman yang telah berlangsung selama dekade terhadap Amerika dan sekutunya”, meskipun analis menyatakan bahwa kondisi di lapangan masih sangat berubah-ubah dan belum ada konfirmasi final.
