Jakarta, 25 Februari 2026 – Pemerintah kembali mempercepat program transformasi digital bagi pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) di berbagai daerah. Tahun ini, sebanyak 12 provinsi menjadi prioritas utama dalam program percepatan adopsi teknologi berbasis digital.
Menteri Koperasi dan UKM menyampaikan bahwa target satu juta UMKM masuk ke ekosistem digital pada 2026 dinilai realistis. Program ini mencakup pelatihan pemasaran daring, literasi keuangan digital, hingga pendampingan pembuatan toko virtual di berbagai platform e-commerce.
“UMKM adalah tulang punggung ekonomi nasional. Kita ingin pelaku usaha di daerah memiliki akses pasar yang lebih luas, bukan hanya lokal tetapi juga internasional,” ujar pejabat kementerian dalam konferensi pers pagi ini.
Beberapa provinsi prioritas antara lain Jawa Tengah, Sumatra Utara, Sulawesi Selatan, dan Nusa Tenggara Barat. Pemerintah daerah diminta aktif berkolaborasi dengan komunitas dan sektor swasta guna mempercepat pelatihan teknis.
Pelaku UMKM menyambut baik program ini, terutama karena adanya bantuan perangkat lunak pembukuan gratis serta akses pembiayaan berbunga rendah dari lembaga keuangan mitra pemerintah.
Ekonom menilai digitalisasi UMKM dapat mendorong pertumbuhan ekonomi daerah sekaligus memperkuat daya tahan usaha di tengah persaingan global.

