Kulon Progo, 24 Februari 2026 – Konsep desa mandiri energi mulai menunjukkan perkembangan positif di sejumlah wilayah Indonesia. Di Kabupaten Kulon Progo, warga memanfaatkan kombinasi panel surya dan instalasi biogas untuk memenuhi kebutuhan listrik harian.
Program berbasis swadaya masyarakat ini didukung pelatihan teknis dari pemerintah daerah dan komunitas energi terbarukan. Hasilnya, puluhan rumah kini mampu mengurangi ketergantungan pada listrik konvensional.
Kepala desa setempat menyampaikan bahwa penggunaan panel surya membantu menekan biaya bulanan, sementara limbah ternak dimanfaatkan sebagai sumber biogas untuk kebutuhan memasak.
Selain aspek ekonomi, program ini juga berdampak pada pengurangan emisi karbon serta peningkatan kesadaran lingkungan warga. Anak-anak sekolah bahkan dilibatkan dalam edukasi energi bersih sebagai bagian dari kurikulum lokal.
Pakar energi menilai model seperti ini berpotensi direplikasi di banyak daerah, terutama wilayah dengan paparan sinar matahari tinggi dan potensi peternakan yang memadai.
Dengan semakin banyaknya desa yang beralih ke energi terbarukan, transisi energi nasional dinilai semakin nyata di tingkat akar rumput.

